KETUA UMUM PGRI MENILAI PELATIHAN GURU MASIH KURANG

SUARAPGRI - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menilai pelatihan yang diberikan kepada guru untuk merespons kebutuhan Industri 4.0 masih kurang.

"Pelatihan guru masih kurang. Padahal inti dari kualitas guru bukan pada pelaksanaan sertifikasi guru," kata Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, di Jakarta.


Pernyataan Unifah Rosyidi tersebut terkait dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati pada tanggal 2 Mei lalu.

Menurutnya, hal yang utama pada perkembangan keprofesian berkelanjutan justru hampir tidak tersentuh.

Program Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian dan Berkelanjutan (SIM PKB), merupakan kebijakan pejabat sebelumnya yang dinilai sarat dengan kamuflase karena guru bukan dilatih tapi diberi soal yang harus diisi setiap hari dan kalau jawabannya jelek maka, diberi rapor merah.

"Bukan diperbaiki kekurangan dan dilatih. Pendekatan pelatihan masih diperlukan dalam klaster-klaster. Guru-guru yang sudah sangat maju dapat menjadi tutor sebaya. Jangan gantungkan semua pelatihan guru secara online dan diserahkan kepada guru sendiri seperti dalam SIM PKB. Ini menjerumuskan," terang Unifah Rosyidi.

Ia juga memamparkan kondisi darurat guru juga memberikan dampak berentetan terhadap darurat pendidikan.

Dampaknya seperti bola salju, ketidakmampuan guru merespons perkembangan tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tugas-tugas administrasi, tiadanya pelatihan, lemah perlindungan kenaikan pangkat, tunjangan profesi yang aturannya tidak kunjung turun, impasing, sertifikasi guru, intervensi pihak lain dalam kelas, masalah guru swasta,  hingga kenaikan pangkat.

Baca Juga:
MENDIKBUD: TUGAS KEPALA SEKOLAH BIKIN GURUNYA SEJAHTERA

INI PENJELASAN MENDIKBUD SOAL KENDALA PENGANGKATAN GURU HONORER JADI PNS

"Masalah diatas merupakan masalah klasik yang utamanya sebenarnya sederhana, yaitu kemauan mengubah regulasi. Hal ini yang membuat guru tidak merdeka dan tidak berdaulat, sehingga menghasilkan proses pendidikan yang tidak berkualitas," tuturnya.
(sumber: antaranews.com)

0 Response to "KETUA UMUM PGRI MENILAI PELATIHAN GURU MASIH KURANG"

Posting Komentar