Simak Aturan Baru PLPG Tahun 2016, Peserta Tak Lulus UTN Bisa Mengulang Hingga Empat Kali

suarapgri.comKegiatan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2016 ini mengalami sejumlah perbedaan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Salah satu perbedaan yang mencolok adalah mengenai batas nilai minimal kelulusan Uji Kompetensi Guru (UKG) atau Ujian Tulis Nasional (UTN) bagi para peserta PLPG.


Tim Sekretariat PLPG Subrayon 140 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Ahmad, mengungkapkan, dalam PLPG tahun 2016 ini, batas nilai minimal kelulusan UTN naik menjadi 80 dari sebelumnya yang hanya 42. 

Bagi peserta yang tidak mencapai batas nilai minimal tersebut, maka ia tidak akan mendapatkan sertifikat PLPG.

Padahal keberadaan sertifikat tersebut cukup penting, yakni sebagai syarat untuk mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG).

“Itu bukan dalam rangka pengetatan kelulusan, tetapi lebih dalam rangka untuk meningkatkan kualitas lulusan PLPG,” jelasnya.

Kendati demikian, bagi mereka yang tidak lulus akan diberi kesempatan untuk mengulang.  Adapun pelaksanaannya dilakukan sekali setiap semester selama dua tahun.

“Artinya mereka yang diberi kesempatan untuk mengulang sebanyak empat kali. Mereka hanya cukup mengikuti ujian ulang saja. Sedangkan pelaksananya bukan di perguruan tinggi, tetapi oleh lembaga yang ditunjuk oleh Kemendikbud,” tegasnya.

Ahmad juga menambahkan, tahun ini Subrayon 140 UMP menyelenggarakan PLPG dengan jumlah peserta sebanyak 1.114 orang.  Mereka merupakan guru yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Jateng, di antaranya Banyumas, Cilacap, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, Purbalingga, Wonosobo, Kota Salatiga dan Banjarnegara.

Demikian berita dan informasi terbaru yang kami bagikan yang kami lansir dari laman suaramerdeka.com.
Semoga bermanfaat bagi bapak/ibu guru, dan juga rekan-rekan tenaga pendidik lainnya.

0 Response to "Simak Aturan Baru PLPG Tahun 2016, Peserta Tak Lulus UTN Bisa Mengulang Hingga Empat Kali"

Posting Komentar